Gabung Oriflame Yuukk!!

Sabtu, 06 Juli 2013

Komitmen, Kesabaran dan Pengendalian Diri

Seorang wanita memenuhi undangan wawancara untuk sebuah pekerjaan yang diinginkannya. Sesuai dengan undangan yang diterimanya, wanita itu datang tepat jam 5 pagi di musim hujan yang dingin. Setelah sampai, dia dipersilahkan masuk dan menunggu selama 3 jam sebelum diwawancarai. Apa yang ditanya penguji terhadap wanita ini saat wawancara? Wanita tersebut hanya disuruh mengeja abjad dan disuruh menjawab pertanyaan sepele "2+2 jadinya berapa?" Setelah itu, wanita tersebut disuruh pulang.

Jika kita menjadi wanita ini, bagaimana reaksi kita? Tentunya kita akan marah sebab kita merasa dipermainkan. Mengapa disuruh datang jam 5 pagi, bukankah seharusnya lebih manusiawi jika disuruh berangkat lebih siang?

Saat kita sudah datang jam 5 pagi, ternyata masih harus menunggu 3 jam lamanya, bukankah kita punya alasan untuk marah? Sebab kita membayangkan nyamannya 3 jam di pagi hari itu jika digunakan untuk melanjutkan tidur. Terlebih lagi pertanyaan yang diberikan kepada kita adalah pertanyaan anak TK, bukankah kita bisa marah? Datang jam 5 pagi dan menunggu 3 jam hanya untuk pertanyaan bodoh seperti itu?

Namun dari banyak pelamar, wanita inilah yang akhirnya diterima bekerja. Mengapa bisa demikian? Si penguji menjelaskan alasannya, "pertama, saya menyuruhnya datang jam 5 pagi sementara hujan sedang turun. Saat ia datang berarti dia punya Komitmen. Saat saya menyuruhnya menunggu selama 3 jam dan dia melakukannya, berarti dia punya Kesabaran. Saat saya memberikan pertanyaan sepele, dia tidak jengkel dan marah, berarti dia punya Pengendalian Diri yang bagus".

Sahabat, sesungguhnya setiap hari kita dihadapkan dengan ujian-ujian kehidupan semacam itu. Melalui hal-hal kecil dan sepele sesungguhnya kesabaran, komitmen, integritas dan karakter kita sedang diuji. Jika kita berhasil lulus melalui ujian-ujian seperti itu, percayalah bahwa berkat dan keberhasilan sudah menanti di depan kita.

Jadilah pemenang atas setiap ujian kehidupan yang datang dalam hidup kita.

Jumat, 14 Juni 2013

Memantaskan Diri

01. seandainya anda seorang direktur | dan ada seorang karyawan menghadap

02. dengan lantang karyawan itu mengucap | "bos, naikin gaji saya 2x lipat dong, saya akan kerja 2x lipat lebih rajin"

03. pertanyaannya adalah | "apakah anda sebagai bos akan naikin gaji karyawan itu atau nggak?"

04. jawaban kita sebagai "bos" bisa berbeda  | tapi bila saya yang jadi bos, saya nggak akan naikin gajinya karyawan beginian

05. dan saya akan bilang sama karyawannya | "kamu kerja dulu 2x lipat, saya pasti gaji 2x lipat"

06. bos akan naikin gaji yang PANTAS naik gaji | bukan yang minta naik gaji lalu baru coba jadi PANTAS

07. sama halnya dengan meminta pada Allah | kepantasan inilah yang jadi soal dan penentu

08. Allah memang Maha Rahman dan Maha Rahim | tentu bisa ada kasus dimana Allah memberikan sekehendak-Nya

09. tapi Allah juga Maha Adil | artinya bila karyawan yang belum pantas saja mungkin ditolong | maka karyawan yang pantas PASTI ditolong 

10. perhatikan | "dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman" (QS 30:47)

11. jadi daripada berkata "bila aku sembuh aku akan umrah" | lebih baik umrah lah dan minta kesembuhan pada Allah 

12. daripada berkata "bila aku diterima kerja aku akan shalat tahajjud" | lebih baik shalat tahajjud duu lalu minta kemudahan 

13. zaman ini kita lebih pinter mendikte Allah | modusnya "Ya Allah, kalau Engkau kabulkan (permintaan), aku akan lakukan (ketaatan)

14. padahal sudah jelas | PANTAS dulu | baru PINTA

15. lihat bagaimana kita melafadzkan surah Al-Fatihah | kita memuji Allah dulu, mengagungkan-Nya, mengiba pada-Nya | baru deh minta 

16. nggak perlu mendikte Allah | Allah lebih tahu keperluanmu | jalankan ketaatanmu maksimal | Allah mana mungkin mengabaikan?

17. harusnya itu Allah yang mengatakan | "kamu lakukan (ketaatanmu), Aku kabulkan (permintaanmu) | iya atau iya? iya aja deh ya? hehe.. XD

18. contohnya | "Wahai orang-orang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" (QS 47:7)

19. yang maksiat ya taubat dulu, ubah diri dulu baru meminta | yang sudah taat, ya tingkatkan ketaatan lalu meminta 

20. "kalau aku lulus aku akan berhijab" | salah, yang bener? >> "berhijab dulu, belajar, Allah mudahkan insyaAllah"

21. "kalau aku udah haji baru berhijab" | kuno, yang bener >> "berhijab sekarang, insyaAllah dimudahkan haji"

22. "kalau aku dapet suami baik, baru aku berhijab" | fatal! suami baik demennya yang taat Allah lah! >> "hijab, insyaAllah suamimu OK!"

23. Allah Maha Adil dan Allah Maha Melihat | yakinlah Allah takkan salah perhitungan apalagi salah memberi balasan 

Senin, 13 Mei 2013

Katanya APLI ini lho bedanya bisnis MLM yang benar dengan yang piramid


Iseng lagi browsing di internet eh! nemu artikel ini dari APLI :) mudah-mudahan sih artikelnya bermanfaat bagi teman-teman yang masih mikir mikir tentang bisnis MLM :)

Kan ada yang bilang katanya MLM itu berbahaya dan merugikan, TAPI dibalik semua kata-kata negatif orang lain soal MLM kok banyak juga yang di rekeningnya mengalir jutaan belas juta puluh juta bahkan ratus juta dari bisnis MLM ? :) Nah lho!

Jangan-jangan ada bisnis yang ngakunya MLM padahal sistemnya piramid yaitu jelas merugikan :(
Kalo gitu yuk baca COPAS-annya ya :)

Kalo MLM yang bagus itu ciri-cirinya :

  1. Sudah dimasyarakatkan dan diterima hampir di seluruh dunia
  2. Berhasil meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan para anggotanya dari level atas sampai level bawah.
  3. Keuntungan/keberhasilan Mitra Usaha ditentukan dari hasil kerja dalam bentuk penjualan/pembelian produk/jasa yang bernilai dan berguna untuk konsumen.
  4. Setiap orang hanya berhak menjadi Mitra Usaha sebanyak SATU KALI saja
  5. Biaya pendaftaran menjadi anggota tidak terlalu mahal, masuk akal dan imbalannya adalah Starter Kit yang senilai. Biaya pendaftaran tidak dimaksudkan untuk memaksakan pembelian produk dan bukan untuk mencari untung dari biaya pendaftaran
  6. Keuntungan yang didapat Mitra Usaha dihitung berdasarkan hasil penjualan dari setiap anggota jaringannya
  7. Jumlah orang yang direkrut anggota tidak dibatasi, tetapi dianjurkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing
  8. Setiap Mitra Usaha sangat tidak dianjurkan bahkan dilarang menumpuk barang (Inventory Loading) karena di dalam jualan langsung yang terpenting adalah produk yang dibeli bisa dipakai dan dirasakan khasiat/kegunaannya oleh konsumen
  9. Program pembinaan Mitra Usaha sangat diperlukan agar didapat anggota yang berkualitas tinggi
  10. Pelatihan produk menjadi hal yang sangat penting, karena produk harus dijual sampai ke tangan konsumen.
  11. Setiap up line sangat berkepentingan dengan meningkatnya kualitas dari para downlinenya, kesuksesan seorang Mitra Usaha dapat terjadi jika downlinenya sukses. Keberhasilan upline ikut ditentukan dari keberhasilan down line.
  12. Merupakan salah satu peluang berusaha yang baik dimana setiap Mitra Usaha harus terus melakukan pembinaannya untuk jaringannya. Tidak bisa hanya menunggu.



Kalo MLM yang *maaf* piramida dan berbahaya cirinya :

  • Sudah banyak negara yang melarang dan menindak perusahaan dengan sistem ini, bahkan pengusahanya ditangkap pihak yang berwajib2
  • Hanya menguntungkan bagi orang-orang yang pertama atau lebih dulu bergabung sebagai anggota, atas kerugian yang mendaftar belakang
  • Keuntungan/keberhasilan anggota ditentukan dari seberapa banyak ybs merekrut orang lain yang menyetor sejumlah uang sampai terbentuk satu format Piramida
  • Setiap orang boleh menjadi anggota berkali-kali dalam satu waktu tertentu, menjadi anggota disebut dengan ?membeli KAVLING?, jadi satu orang boleh membeli beberapa kavling.
  • Biaya pendaftaran anggota sangat tinggi, biasanya disertai dengan produk-produk yang jika dihitung harganya menjadi sangat mahal (tidak sesuai dengan produk sejenis yang ada di pasaran)
  • Jika seorang anggota lebih banyak merekrut orang lain, maka barulah ybs mendapatkan keuntungan, dengan kata lain keuntungan didapat dengan merekrut lebih banyak anggota, bukan dengan penjualan yang lebih banyak
  • Keuntungan yang didapat anggota dihitung berdasarkan sistem rekruting sampai terbentuk format tertentu.
  • Jumlah anggota yang direkrut dibatasi. Jika ingin merekrut lebih banyak lagi, ybs harus menjadi anggota (membeli kavling) lagi
  • Setiap anggota dianjurkan untuk menjadi anggota berkali-kali dimana setiap kali menjadi anggota harus membeli produk dengan harga yang tidak masuk akal. Hal ini menyebabkan banyak sekali anggota yang menimbun barang dan tidak dipakai.
  • Tidak ada program pembinaan apapun juga, karena yang diperlukan hanya rekruting saja.
  • Tidak ada pelatihan produk, sebab komoditas hanyalah rekrut keanggotaan
  • Produk dalam sistem ini hanyalah suatu kedok saja
  • Para up line hanya mementingkan rekruting orang baru saja. Apakah downline berhasil atau tidak, bukanlah merupakan perhatian dari upline.
  • Bukan merupakan suatu peluang usaha, karena yang dilakukan lebih menyerupai untung-untungan , dimana yang perlu dilakukan hanyalah ?membeli kavling? dan selanjutnya hanyalah menunggu

Alhamdulillah baca artikel dari APLI ini bikin aku semakin yakin dengan bisnis MLM yang saat ini kujalani, gak ada paksaan, gak pake brainwash, gak pake bikin orang merasa tertipu dan terjebak, gak bikin kantong bolong karena modal belum balik, gak bikin persahabatan rusak karena bisnis yang tidak sehat.

Alhamdulillah bisnis Oriflame ku ini malah justru merubah hidupku dan banyak orang lainnya menjadi jauh lebih baik :)

Alhamdulillah pokoknya, nah kamu gimana? masih ragu bisnis MLM? Gak apa apa raguin MLM yang lain tapi jangan raguin Oriflame, aku sendiri kok bukti nyata nya :))

Gabung sama jaringanku ? daftar aja di http://www.nlcworld.net/?scr=08&selectLanguage=1&id=amaliaalfiana

Yukkkk :))
Ke luar negeri GRATIS berkat MLM yang baik :)

Sabtu, 08 Desember 2012

Because of You, Unknown Soldier


Because of you, I am here
Because of you, I am able to live freely
 
Yet I do not know you
And I have not done anything for you
 
But there you stand, ready to fight
And there you are prepared to die
For me
 
You've fought before
And you'll fight again
For someone you don't know
 
So thank you Unknown Soldier
Fighting for me
 
I'm here because of you
And I owe my future to you 

Sabtu, 28 Juli 2012

SURAT DINAS


Surat dinas merupakan surat resmi yang ditulis oleh instansi, jawatan, atau organisasi tentang segala sesuatu yang berubungan dengan instansi, jawatan, atau organisasi. Surat dinas menggunakan bahasa baku dan efektif. Bahasa baku adalah bahasa yang diakui benar menurut kaidah yang dibakukan. Bahasa efektif adalah bahasa yang sederhana atau tidak berbelit-belit, ringkas, jelas, dan tidak mengandung makna ganda. Surat dinas memiliki bagian-bagian atau unsur-unsur penting.
Unsur-unsur penting yang ada dalam surat dinas antara lain :
1)      Kepala surat (kop surat),
2)      Perihal/hal surat,
3)      Nomor surat,
4)      Lampiran (boleh ada boleh tidak),
5)      Tanggal pembuatan surat,
6)      Nama dan alamat tujuan surat (alamat dalam),
7)      Salam pembuka atau pembuka surat,
8)      Isi surat,
9)      Salam penutup atau penutup surat,
10)  Tanda tangan, nama, dan jabatan pengirim,
11)  Tembusan (boleh ada boleh tidak).
Selain surat undangan dinas, jenis surat dinas yang lain juga sebagai berikut :
1)      Surat izin peminjaman alat-alat
2)      Surat izin peminjaman tempat
3)      Surat pengangkatan
4)      Surat keputusan
5)      Surat perintah
6)      Surat tugas
7)      Surat kuasa
surat dinas
contoh surat dinas